Manfaat Lari Pagi

Senin, 18 Feb 2013, 11:00




    1. Menajamkan penglihatan
    Orang yang berlari 56 Km dalam seminggu, cenderung berhasil menekan risiko terganggunya penglihatan mata karena faktor usia hingga 54 persen dibandingkan dengan mereka yang hanya berlari 16 Km per minggu.

    2. Menjaga kesehatan jantung
    Pelari yang dengan konstan berlari sejauh 16 Km dalam seminggu, kemungkinan 39 persen lebih jarang mengalami gangguan tekanan darah. Plus 34 persen lebih kecil mengalami penumpukan kolesterol dalam darah.

    3. Meningkatkan kesehatan organ seks
    Pelari pria yang membakar sebanyak 3.000 kalori per minggu dari aktivitas berlari selama 5 jam, akan menjauhkan dirinya dari disfungsi ereksi hingga 83 persen.

    4. Menguatkan tulang
    Massa tulang para pelari ternyata lebih baik dari atlet aerobik lainnya, demikian diungkapkan oleh University of Missouri. Para peneliti membandingkan kepadatan tulang para pelari dengan pesepeda. Jika 63 persen pesepeda memiliki massa tulang yang jelek, maka pelari hanya 19 persen.

    5. Kemampuan berpikir yang baik
    Sebuah penelitian yang dilakukan kepada para pekerja di Inggris mengungkapkan, rutin berlari membuat mereka jarang melakukan kesalahan dalam pekerjaan, memiliki konsentrasi yang baik, dan lebih produkif dibanding yang lari hanya sesekali.

    6. Terbebas dari dimensia
    Journal of American Geriatrics Society melaporkan, perempuan yang dari remaja sudah rajin olahraga lari, di usia senjanya jarang yang mengalami kepikunan.

    7. Tidur lebih lelap
    Para insomnia yang diminta untuk berlari pagi, ternyata berhasil mempercepat waktu tidurnya hingga 17 menit dibanding saat mereka tidak berlari pagi. Plus mereka tidur lebih lelap, bahkan sehari setelah berlari.

    8. Jarang terkena flu
    Pelari yang berlari sejam setiap harinya, akan terhindar dari serangan virus flu hingga 18 persen dibanding yang tidak berlari. Ini didapat dari penelitian yang dilakukan di Swedia.

    9. Bernafas lebih lega
    Penelitian yang dilakukan kepada pengidap asma yang diminta untuk melakukan olahraga lari dan olahraga kekuatan dalam seminggu secara bergantian, setelah 3 bulan berkurang serangan asmanya. Para responden mengaku bernapas lebih lega dan imunitas tubuh lebih kuat.

    10. Panjang Umur
    Sebuah studi mengungkapkan, orang yang berlari 2,5 jam dalam seminggu akan menekan risiko meninggal dalam usia muda hingga 19 persen. Sedangkan penelitian lain mengungkapkan, orang yang aktif berolahraga akan menekan risiko meninggal dalam usia muda hingga 50 persen.

    Mulai sekarang, jangan segan untuk lari pagi demi manfaat kesehatan yang akan kita dapatkan. Bonus tambahannya, penelitian membuktikan, berolahraga sambil mendengarkan musik akan menajamkan kerja otak.

    (DYN)

    Picture :  engagedmarriage.com

Beri Komentar

loading