Ini Hasilnya kalau Kilometer di Odometer Mobil Diutak-atik

Rabu, 20 Sep 2017, 09:53

Mobil seken dengan kilometer rendah, ini tawaran yang menggiurkan kan ya. Soalnya, kita bisa berpikir, mobil itu berarti masih fit. 

Padahal, bisa jadi itu adalah akal-akalan yang bisa membawa petaka, seperti kami bahas di Cek Keaslian Kilometer Sebelum Beli Mobil Seken.

Soalnya, bukan tidak mungkin, kilometer di odometer, salah satu indikator di mobil yang kami bahas di Ibarat Meja Kerja, Dasbor Mobil Isinya Macam-macam , ternyata sudah diputar balik supaya kelihatan muda.

Yang perlu kita sama-sama tahu, kasus utak-atik angka kilometer di odometer mobil masih marak hingga kini, entah itu odometer analog pada mobil lama, maupun yang digital di mobil baru, seperti kami jelaskan di Pahami, Odometer Penunjuk Kilometer Mobil Ada Macamnya! 

Bahkan, cara-caranya makin hari makin ajaib, mungkin sampai bikin kita bilang "wah, serius?"

Misalnya, cara yang dipakai bahkan sampai mengakali rekam jejak buku servis. Si pelaku memanfaatkan jasa memutar balik angka kilometer, kemudian membawa mobil tersebut ke tempat servis. Hasilnya, angka kilometer palsu itu sesuai buku servis dan seolah-olah benar-benar terlihat muda.

"Misalnya seharusnya jarak tempuh mobil itu 80.000 km, diputar jadi 40.000 km, lalu dibawa ke bengkel servis, ya yang tercatat 40.000 km di keterangan servis," ujar Abeth N Sonjaya, Recondition & Quality Control Head mobil88.  

Berakibat fatal

Aksi-aksi seperti di atas, efeknya bukan hanya penipuan. Ujung-ujungnya, penipuan itu juga bisa berakibat fatal. 

Penjelasannya seperti ini. Selain mengukur jarak tempuh kendaraan, odometer kan juga bisa digunakan untuk mengukur waktu servis. 

Kita bisa lihat kalau buka-buka buku servis yang dikeluarkan oleh ATPM. Di situ tertera waktu-waktu servis sesuai jarak tempuh berdasarkan kilometer. 

"Ketika itu diputar, fatal. Misalnya sudah waktunya servis, odometer menunjukkan belum waktunya servis. Jadi oli-oli yang seharusnya sudah kita ganti, jadinya tidak diganti," urai Abeth.

Bagi yang belum tahu, pelumas kan lama-kelamaan tidak sekental sebelumnya. Jika kekentalan atau vikositas dari pelumas sudah berkurang, sudah terlalu cair, seperti untuk minyak rem, maka rem tidak berfungsi sebagaimana mestinya. 

"Kita bisa lihat contoh kejadian kecelakaan yang melibatkan truk kontainer, makan korban (karena masalah rem). Rem model lama itu masih mengandalkan piston. Kalau pelumasnya sudah tidak layak, itu nge-push-nya sudah beda. Walau sudah ditekan-tekan habis, tidak ngerem-ngerem," kata Abeth. 

Aturan hukum

Selain rentan menyebabkan kecelakaan, aksi putar balik odometer sendiri masuk ranah hukum karena bertentangan dengan Undang-Undang Konsumen, seperti diingatkan oleh Abeth Sonjaya.

Misalnya, hal tersebut tertera di Pasal 8 ayat 2 bahwa pelaku usaha dilarang memperdagangkan barang yang rusak, cacat atau bekas, dan tercemar tanpa memberikan informasi secara lengkap dan benar atas barang dimaksud.

Kasus putar balik odometer ini sendiri berkembang seiring zaman. Odometer mobil-mobil zaman dulu sendiri berjenis analog, dan proses penipuannya semudah menggunakan obeng untuk mendorong angka-angkanya mundur.

Nah, ketika mobil sudah modern dan menggunakan odometer digital, kasus semacam itu pun masih berlanjut. Odometer digital bisa diputar balik agar terlihat muda dengan alat bantu elektronik yang—mengerikannya—ternyata beredar bebas di pasaran. 

"Lalu bagaimana cara memastikannya? Kalau odometer analog, mudah melihatnya karena meninggalkan jejak kalau (odometer) dibuka. Selain itu, kami lihat fisik dulu. Yang pertama setir, kelihatan sudah aus apa belum. Lalu demikian juga dengan door trim, pedal, karpetnya sudah mulai usang, jok-nya sudah mengeras, belum? Begitu juga ban," kata dia.  

Dari bekal ini pula, tim mobil88 pernah mendapati sebuah Avanza yang ingin dijual seorang konsumen ke gerai kami dengan iming-iming punya kilometer rendah di odometer, tetapi secara fisik membuktikan hal yang berbeda sehingga kami tidak jadi membeli mobil tersebut untuk konsumsi ritel.

"Saat kunjungan ke konsumen, indikasi itu ditemukan. Terlihat dari fisik. Saat ditanya, memang dia membeli dari Si A, dia terima apa adanya. Namun, kami kemudian memberikan penjelasan," ujarnya.

Walau peraturan sudah seketat itu, kami di gerai mobil88 tetap memberikan jaminan membeli mobil kembali yang masuk dalam program buyback gurantee.

Salah satunya jaminan bahwa angka kilometer odometer mobil seken tidak diputar. Jaminan yang kedua adalah mobil bukan bekas tabrakan yang bisa merusak struktur rangka kendaraan.

Yang ketiga adalah jaminan bahwa mobil bukan bekas banjir yang bisa berakibat pada masalah kelistrikan hingga karat. Yang keempat, mobil seken kami dijamin bebas urusan hukum karena nomor rangka dan mesin sudah sesuai STNK dan BPKB.

Testimoni

Bp.Yusuf

"Alhamdulilah dari pertama proses sampai akhir serah terima unit pelayanan dari seluruh rekan di mobil88 sangat memuaskan. Penuh dengan keluargaan. Saya merasa sangat puas dengan layanan dari mobil88. Semoga kedepan makin maju dalam segala pelayanan"

Sonny Hermawan

Pemenang Samsung TV LED 40 inch, Weekend Sales Surabaya 20-22 November 2015

"Sebagai customer baru, saya sangat puas dengan pelayanan dari mobil88."

Sonny Hermawan

Pemenang Samsung TV LED 40 inch, Weekend Sales Surabaya 20-22 November 2015

"Sebagai customer baru, saya sangat puas dengan pelayanan dari mobil88."

Sonny Hermawan

Pemenang Samsung TV LED 40 inch, Weekend Sales Surabaya 20-22 November 2015

"Sebagai customer baru, saya sangat puas dengan pelayanan dari mobil88."