Mobil Matic, Tapi Tarikkannya "Manual"

Selasa, 17 Jul 2018, 14:00


Mobil bertrasmisi matic seringkali dianggap tarikannya "loyo" ketika mau menaklukkan tanjakan atau saat hendak menyalip. Tapi sejak teknologi overdrive-off ditemukan, anggapan ini sudah tidak berlaku lagi. Soalnya, teknologi ini bisa bikin mobil matic punya tarikan laiknya transmisi manual.

Sampai saat ini, tidak banyak orang tahu bahwa beberapa tipe mobil matic sudah dilengkapi dengan tombol overdrive atau O/D pada tuas persneling-nya. Ketika tombol ini tidak aktif, posisi gigi bisa turun sampai gigi paling rendah untuk meningkatkan torsi.

Persnelling dan  kopling pada sistem overdrive sendiri memiliki rasio lebih rendah dari 1:1. Hal ini menunjukkan bahwa poros pada output transmisi membutuhkan daya lebih besar dibanding output pada mesin. 

Penjelasan sederhananya seperti ini, pada posisi ā€œDā€, mobil melaju dengan posisi gigi lima (gigi tertinggi). Ketika mode overdrive dimatikan, posisi gigi pada mobil matic ini bisa turun secara otomatis ke gigi empat tanpa perlu memindahkan tuas persneling.

Jadi, saat melewati tanjakan cukup tinggi kita bisa mendapatkan tarikan yang lebih kuat saat mengendarai mobil matic, sama seperti jika kita mengendarai mobil manual. Medan menanjak pun bukan lagi tantangan.

Sebaliknya, ketika mode overdrive aktif, posisi gigi terdorong hingga mencapai paling tinggi. Perputaran mesin jadi lebih ringan dan stabil. Mode ini juga menghemat bahan bakar sekaligus mereduksi polusi. Jarak tempuh mobil pun menjadi lebih baik.

Selain mode overdrive-off, teknologi untuk membuat tarikan mobil matic lebih greget sudah berkembang lagi. Sekarang, beberapa tipe mobil kelas atas sudah dilengkapi dengan paddle shift yang terletak pada sisi kanan dan kiri stir mobil.

Paddle shift ini berfungsi untuk memindahkan transmisi secara manual, cukup dengan menekan tuasnya. Ketika melewati tanjakan tajam, kita bisa mengatur gigi pada posisi rendah dengan menekan tuas bertanda minus. Lalu, kita bisa mengganti transmisi lebih tinggi dengan menekan tuas plus.

Jadi, kita bisa menikmati tarikan mobil manual tanpa perlu menginjak pedal kopling. Mobil matic tidak bikin capek ketika macet, namun tetap garang saat melewati tanjakan.

Meski demikian, mobil dengan fitur paddle shift harganya memang masih relatif mahal. Namun, tidak perlu khawatir, mobil berteknologi ini bisa didapatkan versi sekennya dengan harga lebih terjangkau.

Yang penting kualitas mobil bekas pilihan ini terjaga. Kita beli dan tinggal isi bensin dan jalan, seperti yang dijamin kalau beli mobil di showroom mobil88. 

Selain soal kualitas, mobil88 juga memastikan adanya jaminan lain melalui buyback guarantee. Jaminannya adalah mobil bukan bekas tabrakan, yang bisa berefek pada kestabilan rangka. 

Mobil juga bukan bekas banjir yang bisa menyebabkan karat dan keropos. Begitu juga soal nomor rangka dan mesin yang dijamin sesuai STNK seta BPKB. Odometer pun tidak diputar balik.

Jadi, kalau mau upgrade mobil dengan teknologi paddle shift, meski bekas dan punya harga lebih terjangkau dibanding yang baru, pembeli tetap merasa tenang. Impian mobil yang lebih baru di tahun baru pun terwujud. Nah, cari mobil impianmu di halaman ini yuk.


Artikel Terkait:

Testimoni

Bp.Yusuf

"Alhamdulilah dari pertama proses sampai akhir serah terima unit pelayanan dari seluruh rekan di mobil88 sangat memuaskan. Penuh dengan keluargaan. Saya merasa sangat puas dengan layanan dari mobil88. Semoga kedepan makin maju dalam segala pelayanan"

Sonny Hermawan

Pemenang Samsung TV LED 40 inch, Weekend Sales Surabaya 20-22 November 2015

"Sebagai customer baru, saya sangat puas dengan pelayanan dari mobil88."

Sonny Hermawan

Pemenang Samsung TV LED 40 inch, Weekend Sales Surabaya 20-22 November 2015

"Sebagai customer baru, saya sangat puas dengan pelayanan dari mobil88."

Sonny Hermawan

Pemenang Samsung TV LED 40 inch, Weekend Sales Surabaya 20-22 November 2015

"Sebagai customer baru, saya sangat puas dengan pelayanan dari mobil88."