Waspada, Kebiasaan Nyetir Ini Bisa Ancam Nyawa

Rabu, 20 Feb 2019, 19:00


Mengemudi mobil membutuhkan kesiapan fisik dan konsentrasi yang tinggi. Menyetir bukan kegiatan iseng yang bisa dilakukan sambil santai atau disertai aktivitas lain secara bersamaan. Nah, berikut ini beberapa kebiasaan yang terlihat remeh, tapi berpotensi mengancam keselamatan berkendara.

Pertama, menyetir sambil menggunakan handphone, seperti mengirim sms, pesan Whatsapp, update status di media,sosial dan lain sebagainya. Hal ini tentunya akan mengganggu konsentrasi saat mengemudi karena pandangan mata tidak lagi tertuju ke depan jalan, tapi beralih ke layar smartphone.


Terlebih lagi, sering kali ada topik seru yang sedang dibahas di media sosial sehingga mengganggu pikiran pengemudi, bahkan sangat mungkin memicu emosi. Lengah sedikit saja karena terlalu asyik bermain smartphone akan mengakibatkan kecelakaan fatal.

Kedua, mengemudi menggunakan headphones. Hal ini dampaknya lebih buruk dibanding, menyetir sambil mendengarkan radio berita, musik, dan lain-lain. Kondisi telinga yang tertutup headphones menjadikan pengemudi tidak dapat mendengar kondisi yang ada di sekitar mobil, seperti klakson mobil, motor, sirine petugas dan lain-lain. Hal ini berbahaya karena pengemudi tidak dapat bereaksi terhadap aktivitas yang terjadi di sekitarnya.


Ketiga, jarak yang terlalu dekat dengan mobil di depan termasuk dalam kondisi yang berbahaya, karena ada risiko tabrakan. Hal ini masih aman kecuali pada kondisi yang tidak bisa dihindari, seperti kondisi macet atau hujan deras.

Keempat, berpindah jalur tanpa memberikan lampu sign. Kondisi ini akan membuat pengemudi lain terkejut atau bingung. Dalam kondisi lalu-lintas yang sangat padat, hal tersebut sangat berbahaya, karena akan mengakibatkan terjadinya tabrakan antar mobil.


Kelima, hindari ngebut atau memacu mobil dengan kecepatan terlalu tinggi. Berbagai lembaga penelitian terkemuka, seperti IIHS—salah satu perusahaan asuransi di Amerika Serikat—menyatakan bahwa kebiasaan ini menjadi faktor utama penyebab terjadinya kecelakaan fatal, yang merenggut ribuan korban jiwa di berbagai negara.

Sebenarnya, keamanan dan keselamatan berkendara bisa diupayakan, asalkan pengemudi mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku. Berbagai data dan fakta yang ada menyatakan bahwa mayoritas kecelakaan terjadi karena human error. 


Namun, banyak hal bisa saja terjadi selama berkendara. Kadang kita sudah hati-hati tapi orang lain belum tentu. Oleh karena itu kita perlu mempersiapkan proteksi dalam bentuk asuransi. Faktor proteksi asuransi ini merupakan salah satu pertimbangan, termasuk jika beli mobil bekas.

Kalau kamu beli mobil bekas berkualitas secara tunai di mobil88, kamu  akan mendapatkan layanan purna jual berupa free insurance jenis all risk selama tiga bulan. Bahkan, ketika ingin memperpanjang durasi asuransi menjadi satu tahun, kamu hanya perlu membayar untuk 9 bulan. Jadi, mobil tetap terlindungi dari risiko yang mungkin terjadi.


Tapi kalau kamu beli mobil bekas berkualitas dengan opsi kredit, kamu akan dapat free car detailing dengan dua kali treatment, pertama untuk perawatan crystal gloss, kedua untuk perawatan setelahnya. Yuk beli mobil bekas yang berkulitas hanya di mobil88. Cek stok kami di sini ya, siapa tahu ada mobil impianmu.

Testimoni

Bp.Yusuf

"Alhamdulilah dari pertama proses sampai akhir serah terima unit pelayanan dari seluruh rekan di mobil88 sangat memuaskan. Penuh dengan keluargaan. Saya merasa sangat puas dengan layanan dari mobil88. Semoga kedepan makin maju dalam segala pelayanan"

Sonny Hermawan

Pemenang Samsung TV LED 40 inch, Weekend Sales Surabaya 20-22 November 2015

"Sebagai customer baru, saya sangat puas dengan pelayanan dari mobil88."

Sonny Hermawan

Pemenang Samsung TV LED 40 inch, Weekend Sales Surabaya 20-22 November 2015

"Sebagai customer baru, saya sangat puas dengan pelayanan dari mobil88."

Sonny Hermawan

Pemenang Samsung TV LED 40 inch, Weekend Sales Surabaya 20-22 November 2015

"Sebagai customer baru, saya sangat puas dengan pelayanan dari mobil88."