×

blog/ada-12-jenis-sim-di-indonesia-kamu-punya-yang-mana-saja

Ada 12 Jenis SIM di Indonesia, Kamu Punya yang Mana Saja?

02 Des 2020

Surat Izin Mengemudi (SIM) adalah sesuatu yang wajib dimiliki oleh setiap pengendara kendaraan bermotor di Indonesia. Tapi ternyata, kepemilikan SIM ini terbagi dalam banyak jenis dan kategori lho, bahkan di Indonesia sampai ada 12 jenis SIM yang berbeda.

Mungkin kamu hanya tahu SIM A dan SIM C yang memang umum dimiliki oleh seseorang agar bisa mengendarai mobil dan sepeda motor di jalan raya. Ternyata berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan, penggolongan SIM sendiri terbagi menjadi dua, yaitu perorangan dan umum. 

Perbedaannya yaitu pada SIM umum, yakni tidak ada SIM C (sepeda motor) dan SIM D (penyandang disibilitas), selebihnya masih sama. Sebagaimana yang tertulis dalam Peraturan Kepala Kepolisian Nomor 9 tahun 2012 tentang Surat Izin Mengemudi, terbagi menjadi 5 jenis, yakni SIM A, SIM B I, SIM B II, SIM C, dan SIM D.

Akan tetapi, kalau dari 5 jenis tadi dibedakan lagi berdasarkan penggolongan masing-masing SIM tersebut, dan ditambah dengan SIM Internasional, maka total ada 12 jenis SIM yang berlaku di Tanah Air. Berikut ini adalah jenis-jenis SIM umum dan perorangan yang berlaku di Indonesia.

 

SIM A

SIM A adalah surat izin untuk mengendarai kendaraan bermotor berupa mobil penumpang maupun barang yang dimiliki secara perorangan dengan jumlah berat tidak lebih dari 3.500 kilogram. SIM A ini biasanya digunakan untuk mengemudikan mobil pribadi.

 

SIM A Umum

SIM A Umum adalah surat izin untuk mengendarai kendaraan bermotor seperti di atas, hanya saja peruntukannya berupa mobil penumpang dan barang umum dengan jumlah berat tidak melebihi 3.500 kilogram. Misal kamu mengemudikan angkutan umum atau taksi maka butuh SIM A Umum ini.

 

SIM B1

Surat izin mengemudi jenis B1 adalah surat izin untuk mengendarai kendaraan berupa mobil penumpang atau barang milik perseorangan dengan jumlah berat melebihi 3.500 kilogram. Contoh kendaraan bermotor yang dapat menggunakan SIM B1 ini yaitu bus pribadi. Tapi sangat jarang ya di Indonesia ada bus pribadi yang dipakai untuk berkendara sehari-hari.

 

Baca juga : Perpanjang SIM Secara Online Ternyata Mudah, Simak Tata Caranya Berikut Ini!

 

SIM B1 umum

Surat izin mengemudi jenis B1 Umum adalah surat untuk mengendarai kendaraan berupa mobil penumpang maupun barang milik umum dengan jumlah berat melebihi 3.500 kilogram. Seperti misalnya pengemudi bus umum atau truk. Untuk mengemudikan bus umum atau truk kamu perlu SIM B1 umum ya.

 

SIM B2

SIM jenis B2 ini sudah termasuk surat izin untuk menyetir kendaraan penarik, kendaraan alat berat, dan kendaraan bermotor dengan menarik kereta gandengan atau tempelan milik pribadi. Berat kereta tempelan atau gandengan yang diperbolehkan dalam SIM jenis ini adalah lebih dari 1.000 kilogram.

 

SIM B2 Umum

SIM jenis B2 Umum merupakan surat izin untuk menyetir kendaraan penarik, kendaraan alat berat, dan kendaraan bermotor yang menarik kereta gandengan atau tempelan milik umum. Berat kereta tempelan atau gandengan yang diperbolehkan dalam SIM jenis ini adalah lebih dari 1.000 kilogram.

 

SIM C

Seperti yang kita semua sudah tahu, SIM C adalah surat izin untuk mengendarai kendaraan berupa sepeda motor berkapasitas kurang dari 250 cc. SIM jenis inilah yang biasanya paling sering kita miliki selain SIM A.

 

SIM C1

Sedangkan SIM C1 adalah surat izin untuk mengendarai kendaraan sepeda motor berkapasitas 250–500 cc. Nah, jadi buat kamu pemilik motor skutik besar, kamu wajib memiliki SIM jenis ini ya. Jangan sampai kamu menunggangi motor berkapasitas 500cc namun hanya menggunakan SIM C.

 

SIM C2

SIM C2 adalah surat izin untuk mengendarai kendaraan sepeda motor berkapasitas lebih dari 500 cc. Misalnya mengendarai motor-motor besar seperti Harley-Davidson dan sejenisnya yang kapasitas mesinnya di atas 500 cc. 

 

SIM D

Surat izin mengemudi jenis D adalah surat izin untuk mengendarai kendaraan berupa sepeda motor bagi penyandang disabilitas. Prosedur untuk mendapatkan SIM jenis ini sama saja dengan proses pembuatan SIM lainnya.

 

SIM D1

Surat izin mengemudi jenis D I adalah surat izin untuk mengendarai kendaraan bermotor berupa mobil bagi penyandang disabilitas.

 

SIM Internasional

SIM Internasional dibutuhkan ketika kamu ingin mengendarai kendaraan di luar negeri, dengan persyaratan kalau kamu memiliki SIM yang berlaku di Indonesia. Jadi jangan asal mengendarai mobil kalau tidak memiliki Surat Izin Mengemudikannya ya.

Nah, jangan lupa kalau sudah punya SIM A, kamu bisa cari mobilnya di mobil88 ya. Dipastikan stok mobil bekas di mobil88 semuanya dalam kondisi terbaik dan prima. Selain itu kalau beli mobil bekas di mobil88 kamu enggak perlu repot datang ke showroom, lho. Cukup dari rumah saja, tinggal akses ke mobil88 e-store lalu pilih deh mobil mana yang kamu incar. 

Buat kamu yang belum tahu, sekarang ini mobil88 memiliki layanan COD (Car On Delivery), di mana layanan ini memungkinkan kamu untuk membeli mobil bekas bisa dari rumah saja. Untuk sesi test drive akan langsung diantar oleh pihak mobil88 ke rumah kamu dan free biaya antar showing.

Di mobil88 e-store, kamu juga bisa konsultasikan dulu segala persoalan kamu sebelum membeli mobil. Mulai dari memilih mobil yang tepat, sampai ke cara pembayaran yang pas untuk kamu. Baik layanan COD ataupun berkonsultasi dengan tim ahli dari mobil88, caranya cukup mudah, kamu bisa melakukannya melalui fitur Live Chat. 

Yuk, cek sekarang stok mobilnya disini : www.mobil88.astra.co.id/cari-mobil

Bandingkan Mobil (0)

Berhasil ditambah 0 mobil

Masukan minimal 2 mobil atau maksimal 4 untuk membandingkan