×

blog/banyak-yang-belum-tahu-ini-cara-jumper-aki-mobil-saat-keadaan-darurat

Banyak yang Belum Tahu, Ini Cara Jumper Aki Mobil Saat Keadaan Darurat

30 Jun 2020

Kejadian aki soak dan mobil tidak bisa distarter mungkin menjadi momok bagi banyak pemilik mobil, apalagi saat kondisi terburu-buru. Jika sudah begini, solusi paling cepat adalah melakukan jumper aki mobil yang mogok tersebut dengan mobil lain.

Proses jumper aki mobil sejatinya adalah memanfaatkan suplai arus listrik dari mobil lain yang sejenis, dan tentunya mobil yang memiliki kondisi aki baik. Namun sebaiknya kamu harus mengetahui hal apa yang harus disiapkan ketika ingin melakukan jumper aki ini. 

 

Gunakan Kabel Khusus Untuk Jumper Aki

Pertama adalah tentunya kamu membutuhkan kabel yang memang khusus untuk jumper aki. Kabel ini memiliki bahan yang cukup tebal karena arus listrik untuk menyalakan mesin mobil itu tergolong besar. Jangan memakai kabel seadanya ya, kalau tidak mau terjadi korsleting karena cepat panas. Biasanya kabel jumper ini banyak dijual di toko aksesoris mobil. 

 

Cari Mobil Dengan Kapasitas Mesin yang Sama

Berikutnya adalah mencari mobil yang sejenis atau dengan kapasitas mesin yang sama dengan mobil kamu. Tujuannya adalah biasanya mobil sejenis ini memiliki voltase aki yang sama dengan mobilmu. Kemudian dekatkan mobil yang sehat sehingga posisi berhadapan dengan mobil kamu yang mogok tadi.

 

Bersiap Untuk Jamper Aki Mobil

Kemudian persiapkan kedua mobil, jika mobil matic posisikan tuas transmisi di ‘P’ sementara untuk transmisi manual di posisi netral. Pastikan juga kondisi ren parkir atau rem tangan aktif di kedua mobil ya. 

Sebelum menghubungkan kabel ke aki, pastikan dulu kondisi mesin mobil keduanya dalam kondisi mati. Perhatikan dengan teliti posisi kutub terminal positif dan negatif dari kedua aki tersebut. Biasanya, dua kutub terminal aki masing-masing ditandai dengan lambang + dan – atau ada penutup warna merah di kutub positif. Jika kutub terminal baterai kotor, bisa dibersihkan terlebih dahulu dengan lap.

Kemudian pada kabel jumper berwarna merah, jepitkan ke kutub positif dari mobil yang mogok. Lalu ujung kabel merah lainnya dijepit ke kutub positif juga dari aki mobil yang sehat. Pastikan jepitannya kuat dan tidak mudah lepas. Untuk kabel hitam dikaitkan ke kutub negatif aki mobil yang berfungsi. Sementara ujung kabel negatif lainnya dijepit di bagian bodi, sasis, atau bagian metal lainnya dari mobil yang mogok. Paling penting, jangan pernah menghubungkan ujung klem kabel hitam atau negatif ke baterai mati karena berbahaya. 

 

Baca juga : Jurus Hindari Aki Mobil Soak

 

Setelah itu nyalakan mesin mobil yang sehat kemudian baru coba nyalakan mesin mobil kamu yang mogok. Setelah menyala, tunggu selama satu menit atau lebih, tergantung berapa lama akinya soak. Anda mungkin perlu membiarkan mesin menyala selama beberapa menit untuk mengisi tenaga pada aki yang soak. Biarkan kabel masih terpasang di kedua mobil meskipun mobil dalam keadaan menyala.

Jika mesin mobil kamu masih tidak bisa menyala atau malah tidak ada reaksi sama sekali, coba diamkan dulu selama beberapa saat agar proses pengisian tenaga menjadi lebih banyak.

Setelah mesin mobil yang mogok sudah berhasil dihidupkan, kamu bisa melepas kabel jumper. Urutan melepasnya dimulai dengan kabel hitam (negatif) pada mobil yang akinya soak, kemudian melepas kabel (negatif) lainnya.  Setelah itu baru kabel yang berujung (positif) dengan cara yang sama. 

Agar kamu tidak perlu melakukan jumper aki ini, sebaiknya kamu sering merawatnya. Pasalnya aki mobil itu ibarat jantung pada tubuh manusia. Tanpa aki, sistem pada mobil tidak akan berfungsi dengan baik. Oleh karena itu, performa aki harus terus dijaga agar mobil selalu dalam kondisi prima, siap dikendarai kapan saja.

×

Mau diskon hingga 17jt? Chat kami sekarang!

Live Chat
Bandingkan Mobil (0)

Berhasil ditambah 0 mobil

Masukan minimal 2 mobil atau maksimal 4 untuk membandingkan