/blog/jangan-anggap-remeh-indikator-lampu-ini

Jangan Anggap Remeh Indikator Lampu Ini

17 Mar 2019

Mengetahui kondisi mobil bisa dilakukan dengan berbagai cara. Di antaranya adalah dengan melihat lampu indikator yang ada.

Berikut ini beberapa tanda dari lampu indikator yang tidak boleh dianggap remeh :

- Hidupnya lampu indikator oli menandakan rendahnya tekanan oli pada mobil. Hal ini akan berdampak buruk terhadap mesin. Jika hal ini terjadi, segera matikan mesin mobil dan cek level oli dengan dipstick.

- Lampu indikator suhu mobil akan menyala saat mobil dalam kondisi overheating (sangat panas). Jangan memaksakan diri untuk terus mengendarai mobil, karena hal itu sangat beresiko. Memaksakan mengendarai mobil dalam kondisi overheating akan merusak komponen-komponen penting pada mesin.

- Lampu indikator charging system. Lampu ini akan menyala jika aliran listrik pada mobil berada dalam level rendah. Mesin mobil tidak akan langsung mati, masih ada waktu sekitar 30 menit, sebelum mesin mobil benar-benar mati. Hal ini menunjukkan adanya kerusakan pada serpentine belt, alternator, charging control unit atau terdapatnya karat pada kabel aki.

- Lampu indikator rem. Lampu ini akan menyala jika rem tangan tidak dilepas secara total. Selain itu, hal ini juga menunjukkan bahwa minyak rem berada dibawah level (tidak sesuai rekomendasi pabrikan). Atau terdapat gangguan pada tekanan sirkuit hidrolik. Kurangnya kadar minyak rem atau kerusakan pada hidrolik ini sangat berbahaya, karena rem tidak akan bekerja normal, saat pedal rem diinjak.

- Lampu indikator tekanan angin ban. Lampu peringatan yang menandakan bahwa tekanan angin pada ban mobil tidak sesuai rekomendasi pabrikan, tidak bisa dianggap remeh. Mengendarai mobil dengan tekanan angin yang tidak sesuai rekomendasi pabrikan sangat berbahaya. Karena hal ini sangat beresiko terjadinya ban meletus saat mobil dikendarai.

Live Chat
Bandingkan Mobil (0)

Berhasil ditambah 0 mobil

Masukan minimal 2 mobil atau maksimal 4 untuk membandingkan