/blog/jika-gasket-silinder-head-bocor

Jika Gasket Silinder Head Bocor

01 Mar 2019

Cairan-cairan di dalam mesin mobil sudah memiliki jalur dan lintasan sendiri-sendiri. Konstruksinya semaksimal mungkin mencegah percampuran diantara oli, bahan bakar minyak, maupun air. Namun, bukan tak mungkin terjadi kerusakan sehingga cairan yang satu nyelonong ke jalur lain. Mengalirnya air radiator ke ruang bakar, misalnya.

Kasus ini terjadi ketika gasket silinder head bocor. Kebocoran tersebut mengakibatkan pertemuan antara silinder block dan silinder head tidak rapat, ada celah yang menganga diantara kedua komponen yang terletak di bagian mesin ini. Berhubung air radiator berada di sekiling silinder, air radiator ini bisa mengalir melalui celah yang ada.

Efeknya cukup merepotkan. Seorang customer AstraWorld sempat bingung ketika mesin mobilnya mengalami overheating. Air radiator memang tampak berkurang, tapi tidak ada kebocoran sedikitpun pada radiator. Setelah melalui pemeriksaan, rupanya diketahui bahwa yang bocor adalah gasket silinder head. Dari celah itulah air radiator mengalir hingga mengganggu kerja sistem pendinginan mesin.

Gasket silinder head bocor tidak hanya mengganggu sistem pendinginan mesin. Proses pembakaran bahan bakar di ruang bakar juga akan terganggu karena tercampur air.

Yang lebih merepotkan adalah gangguannya pada performa mesin. Akibat ini muncul karena gasket silinder head yang bocor juga berarti kebocoran kompresi. Kebocoran kompresi praktis akan menurunkan tenaga mesin karena salah satu syarat mesin dapat hidup dengan normal adalah terdapatnya tekanan kompresi yang cukup.

Jika benar terjadi kebocoran pada gasket silinder head, satu-satunya cara yang dapat kita lakukan dengan mengganti gasket silinder head. Dan, untuk menghindari risiko yang lebih parah, sekaligus lakukan juga overhaul silinder head.

Meskipun pada umumnya kerusakan komponen ini disebabkan oleh faktor usia, ada sedikit tips agar kasus seperti di atas tidak menimpa kita. Terutama, pada kendaraan yang silinder headnya menggunakan baut elastis region (bukan plastik region). Untuk jenis ini, lakukan pemeriksaan kekencangan (momen) dari baut silinder head secara periodik (setiap 10.000 km).

Source : http://www.auto2000.co.id

Live Chat
Bandingkan Mobil (0)

Berhasil ditambah 0 mobil

Masukan minimal 2 mobil atau maksimal 4 untuk membandingkan