×

blog/keunggulan-serta-kekurangan-sistem-penggerak-roda-belakang

Keunggulan serta Kekurangan Sistem Penggerak Roda Belakang

13 Jun 2020

Kondisi jalanan di Indonesia memang beragam, dari mulai jalan tol yang mulus hingga ke jalan tanah yang berbatu. Untuk itu, pabrikan mobil juga memberikan pilihan bagi konsumen dengan sistem penggerak yang bervariatif, sehingga kamu bisa memilih yang sesuai dengan kebutuhan. 

Penggerak roda mobil yang cukup banyak diminati saat ini adalah system penggerak roda belakang RWD (Rear Wheel Drive). Di Indonesia, sistem penggerak roda belakang ini banyak digunakan pada model-model mobil sejuta umat. Seperti low MPV Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia, selain itu juga digunakan oleh low SUV Daihatsu Terios, dan Toyota Rush. Ada juga mobil SUV medium seperti Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport yang mengadopsi penggerak roda belakang ini.

 

Keunggulan Sistem Penggerak Roda Belakan

Sistem penggerak roda belakang (RWD) ini memiliki beberapa keunggulan dibanding sistem penggerak mobil roda depan (FWD). Sesuai namanya, sistem penggerak roda belakang ini terpisah dengan sistem kemudi, yang terletak di roda depan. Jadi masing-masing roda depan dan belakang memiliki fungsinya sendiri-sendiri. 

Sehingga mobil dengan sistem penggerak roda belakang biasanya memiliki kaki-kaki lebih awet dan performa lebih tangguh di medan ekstrem. Karena memang komponen steering dan penggerak kendaraan terbagi depan dan belakang, sehingga beban komponen roda depan tidak terlalu terforsir dan membuatnya lebih awet.

Selain itu, dengan cara kerja 'mendorong', sistem penggerak roda belakang akan lebih handal untuk jalanan menanjak, terjal, dan tidak rata. Keunggulan lainnya adalah suara berisik di kabin akibat komponen penggerak misal transmisi, juga akan bisa diminimalisisasi, jadi kabin bisa lebih senyap. 

 

Kekurangan Sistem Penggerak Roda Belakang

Bicara soal kekurangan penggerak roda belakang adalah bobot yang berat. Pemindahan tenaga dari depan ke belakang membutuhkan komponen power train lebih banyak misal propeller shaft, gardan, as roda belakang, cross joint, dan lain-lain.

Selain menyebabkan bobot kendaraan jadi berat, pemidahan tenaga tersebut juga akan mengalami loss power akibat gesekan di power train. Sehingga sitem Penggerak roda belakang ini akan cenderung kurang irit dan kurang responsif dibanding Penggerak roda depan (FWD), dan biasanya potensi terjadi gejala oversteering lebih besar dibanding FWD.

 

Baca juga : Jangan Remehkan Bunyi Aneh pada Mobil

 

Kekurangan lain pada sistem penggerak roda belakang adalah berupa kabin yang kurang lapang. Pada mobil dengan sistem penggerak roda belakang (RWD), lantai kendaraan menjadi tidak rata, sebab di bawah menjadi tempat untuk sistem transmisi dan propeller shaft.

Jika kamu sedang mencari mobil bekas dengan penggerak roda belakang seperti Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Toyota Rush, dan juga Daihatsu Terios, kamu bisa mencari stoknya di mobil88 e-store. Untuk melihat daftar mobil apa saja yang ada di mobil88 e-store, cek disini ya : https://www.mobil88.astra.co.id/cari-mobil

Bukan hanya dapat melihat stok mobil, di mobil88 e-store Kamu juga bisa untuk melakukan booking, bahkan transaksi secara online dan program COD (Car On Delivery). Layanan COD ini memungkinkan kamu untuk bisa lihat dan cek mobil idaman yang sudah kamu pilih dari mobil88 bahkan juga melakukan test drive #DariRumahAja karena staff mobil88 yang akan antar mobil pilihanmu ke rumah dan free biaya antar showing. Informasi lengkapnya, klik disini ya ; Program COD mobil88.

×

12 juta bawa pulang mobil? Chat kami sekarang!

Live Chat
Bandingkan Mobil (0)

Berhasil ditambah 0 mobil

Masukan minimal 2 mobil atau maksimal 4 untuk membandingkan