blog/kualitas-udara-yang-buruk-dipengaruhi-perilaku-pengemudi

Kualitas Udara yang Buruk Dipengaruhi Perilaku Pengemudi

18 Okt 2019

Kendaraan bermotor baik itu mobil maupun sepeda motor, dianggap menjadi salah satu penyumbang polusi udara di sejumlah kota besar. Tak terkecuali Ibu Kota Indonesia, yaitu Jakarta.

Berdasarkan data Indeks kualitas udara (Air Quality Index/ AQI), Jakarta yang notabennya selalu dipenuhi kendaraan bermotor setiap harinya, kerap masuk lima besar sebagai kota dengan polusi udara terburuk di dunia.

Urusan polusi udara pada dasarnya jadi PR bagi kita semua. Sebab, bukan tak mungkin setiap pemilik kendaraan yang digunakan setiap hari justru turut menghasilkan emisi gas buang yang menyebabkan menurunnya kualitas udara. 

Nah, untuk itu jika memang tak bisa membuat udara menjadi lebih baik, setidaknya tidak menyumbangkan udara buruk sehingga menjadi polusi udara. Adapun cara untuk mengurangi polusi udara bisa dilakukan oleh diri sendiri, antara lain:

Pertama, jika sedang parkir mobil, ada baiknya mesin mobil dimatikan. Jika mesin mobil menyala, bukan tak mungkin suplai Bahan Bakar Minyak (BBM) ke ruang pembakar tetap aktif sehingga menghasilkan emisi. 

Karena itu, jika mesin mobil mati, maka korelasinya adalah penggunaan BBM berkurang.

Kedua, tidak perlu memacu mobil dengan kecepatan tinggi. Jika mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi maka membutuhkan lebih banyak BBM. Sebaliknya, jika kecepatan mobil sangat stabil, konsumsi BBM akan lebih hemat

Ketiga, gunakan kendaraan hemat energi. Ada baiknya jika perjalanan yang ditempuh cukup pendek Anda bisa menggunakan transportasi umum, mulai dari MRT, LRT atau juga sepeda. 

Dengan menggunakan transportasi umum, maka meminimalisir biaya sebuah kendaraan untuk menggunakan BBM.

Keempat, rajin melakukan perawatan atau servis rutin. Dengan servis rutin, maka hal tersebut bisa memastikan apakah mobil sedang baik atau buruk. 

Apabila kondisi mobil cukup baik, sudah dipastikan semua operasional pada jeroan mesin bekerja dengan baik, termasuk ketika proses pembakaran yang lebih optimal.

Kelima, cek tekanan udara ban. Perlu diingat tekanan udara ban yang berkurang hal tersebut membuat kinerja mesin harus bekerja keras. Tentunya, jika mesin harus bekerja ekstra, maka mobil membutuhkan bahan bakar yang lebih banyak.

Keenam, pilih mobil yang tepat. Ketika hendak membeli mobil ada baiknya mencari tahu sebanyak mungkin soal informasi mobil, termasuk soal konsumsi bahan bakar yang kini mulai jadi konsen pencari mobil. 

Nah urusan mencari mobil bekas berkualitas paling tepat di mobil88, karena di sini Anda pasti mendapat unit mobil yang masih sehat dan juga kondisinya prima. Tidak hanya itu, di mobil88 ada garansi beli kembali. Selain itu, mobil yang dijual juga ada terjamin mulai dari nomor rangka dan mesin yang sesuai STNK.

Cari mobil idaman di mobil88 e-store yuk!

Live Chat
Bandingkan Mobil (0)

Berhasil ditambah 0 mobil

Masukan minimal 2 mobil atau maksimal 4 untuk membandingkan