blog/mobil-bekas-perlu-juga-mendapat-asuransi

Mobil Bekas Perlu Juga Mendapat Asuransi

13 Agu 2019

Pemilik mobil ada baiknya sudah menggunakan asuransi. Dengan adanya asuransi, setidaknya Anda sudah melakukan memberikan perlindungan lebih untuk mobil Anda.

Pasalnya, meski kita sudah merasa berhati-hati dan tertib di jalan raya, namun belum tentu pengemudi yang lain melakukan hal sama. Alhasil, resiko mobil terkena masalah di jalan bisa saja terjadi. Sekalipun, mobil sedang berhenti atau parkir.

 

Baca juga : "Jenis-jenis asuransi mobil"

 

Nah kali ini kita akan membahas soal pentingnya asuransi, dan tentunya ini akan lebih menguntungkan.

 

Pertama, asuransi melindungi dari resiko kecelakaan.

Seperti sedikit dijelaskan di atas, meski kita sudah berhati-hati namun ada saja pengemudi lain yang menjadi akar permasalahan, sehingga terjadi ditabrak dengan kerusakan besar atau kecil.
Kerusakan besar atau kecil, tentu saja jika diperbaiki harus mengeluarkan biaya yang tak terkira. Karena itu dengan menggunakan asuransi, maka kerusakan akan tercover.

Untuk asuransi kerusakan ringan, memang bisa menggunakan jenis asuransi all risk. Tapi jika memang perlu, bisa menggunakan Total Lost Only (TLO) karena menjamin kerusakan hingga melebihi 75 persen dari harga kendaraan sebelum kerugian.

 

Kedua, asuransi melindungi dari resiko pencurian.

Sama seperti kasus kecelakaan, meski kita sudah berhati-hati dan memberikan sejumlah pengaman, namun pencuri kerap selangkah lebih hebat.

Dengan asuransi maka pihak bisa memberikan sejumlah biaya yang besarnya sama dengan harga nilai mobil Anda saat kehilangan. Asuransi yang cocok untuk ini memang jenis Total Lost Only.

 

Ketiga, asuransi bisa melindungi mobil jika terjadi bencana alam.

Bencana alam seperti longsor, banjir, gempa bumi atau lainnya bisa saja terjadi. Bahkan termasuk aksi vandalisme atau kerusuhan memang tak bisa kita hindari.

Untuk asuransi ini ada baiknya pemilik mobil lebih sadar lagi, dan membaca buku panduan. Oleh karena itu, selain memilih jenis asuransi TLO, pastikan kendaraan sudah membeli asuransi dengan perluasan atau tambahan risiko lainnya.

 

Keempat, biaya asuransi lebih murah.

Pada dasarnya biaya asuransi lebih murah yaitu hanya ratusan ribu rupiah, sedangkan untuk mengganti kerugian bisa mencapai puluhan juta. Karena itu, menggunakan asuransi akan lebih menguntungkan, karena Anda tak perlu repot mengeluarkan uang tabungan.

 

Kelima, dengan asuransi jadi lebih nyaman.

Apabila sudah memiliki asuransi, pemilik mobil biasanya tak lagi cemas ketika berkendara. Karena setidaknya resiko saat berkendara, khususnya pada mobil sudah dapat ditangani pihak asuransi.

 

Keenam, asuransi menghemat waktu.

Jika mobil Anda mengalami masalah, dengan asuransi Anda tak perlu repot mengurusnya. Sebaliknya pihak asuransi akan memberikan membantu untuk proses klaim, menemukan bengkel dan sampai menyelesaikan dengan cepat. Sebaliknya, proses pasca kecelakaan rumit jika dilakukan sendiri.

 

Ketujuh, asuransi dapat menanggung kerusakan mobil lain yang Anda rugikan.

Asuransi tak hanya mengganti mobil Anda saja yang mengalami masalah. Tetapi asuransi mobil juga dapat menanggung kerugian akibat kerusakkan kendaraan pengemudi lain yang Anda rugikan (tabrak).

Anda sebagai pengemudi kini tidak perlu dipusingkan dengan uang ganti rugi atau ketidaknyamanan dari pihak ketiga, karena semuanya akan dibantu oleh perusahaan asuransi. Memiliki asuransi membebaskan Anda dari tanggungan pihak ketiga.

 

Lantas jika memang asuransi sangat menguntungkan, apakah hal itu tetap berlaku untuk mobil bekas?

Tentu saja untuk mobil bekas juga tetap perlu menggunakan asuransi. Hanya saja ada beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain:

 

Pertama, mobil bekas mengalami penyusutan harga.

Jika mobil yang dibeli usianya lebih dari lima tahun ditambah jarak tempuh cukup jauh, maka harganya akan merosot.

Selain soal harga, dengan mobil dengan usia lebih dari lima tahun dan jarak tempuh jauh, akan lebih berpotensi mengalami masalah.

Nah, karena itu ada baiknya mobil bekas perlu menggunakan asuransi. Hanya saja, ada baiknya sebelum membeli mobil bekas lakukan pengecekan lebih detail agar tidak banyak mengalami masalah nantinya.

 

Kedua, pilih jenis asuransi yang tepat.

Potensi mobil bekas mengalami masalah betul adanya. Namun perlu diperhatikan juga dari usia mobil.

Maka dari itu, usia mobil bekas di bawah lima tahun, bisa menggunakan jenis asuransi Comprehensive atau All Risk.

Kerusakan kecil bisa saja terjadi apalagi tergolong sering, karena itu asuransi All Risk bisa jadi pilihan.

Sebaliknya jika usia mobil lebih dari lima tahun, Anda disarankan untuk memilih asuransi TLO, dan ada baiknya menambah perluasan pertanggungan untuk bencana, seperti banjir, longsor, gempa, kebakaran, kerusuhan, dan pertanggungan pihak ketiga.

 

Ketiga, pindah nama polis asuransi.

Terkadang saat menjual mobil bekas kita lupa menanyakan soal asuransi. Namun ada baiknya tanyakan soal asuransi, sebab apabila mobil yang sudah di tangan Anda mengalami risiko, namun pihak asuransi tidak mengetahui sudah ada perpindahan tangan, maka mereka tak memiliki kewajiban untuk mengganti klaim atau kerugian.

Biasanya, mobil yang dibeli dengan status kredit lebih banyak menggunakan asuransi untuk mengurangi resiko. Dengan begitu, ada baiknya soal asuransi juga bisa ditanyakan kepada pihak pembiayaan terkait.

 

Keempat, pastikan mobil bekas yang dibeli dilengkapi surat-surat.

Tak hanya bodi dan mesin, surat-surat dalam pembelian mobil bekas juga harus diperhatikan kelengkapannya.

Hal ini sangat dianjurkan, karena ketika hendak melakukan klaim asuransi, maka Anda harus menunjukan atau memenuhi kelengkapan dokumen yang dibutuhkan.

 

Yuk intip stock mobil mobil88 e-store disini

Live Chat
Bandingkan Mobil (0)

Berhasil ditambah 0 mobil

Masukan minimal 2 mobil atau maksimal 4 untuk membandingkan