×

blog/mobil-bisa-terobos-banjir-tapi-ingat-batas-amannya

Mobil Bisa Terobos Banjir, Tapi Ingat Batas Amannya

14 Feb 2020

Musim hujan selalu menyisakan banjir seperti yang terjadi di beberapa kota di Indonesia dan ini berbahaya bagi pengendara yang melintas di jalan jika terjadi banjir. Mobil kamu memang bisa menerobos banjir, tapi harap diingat ada batas aman yang berbeda-beda di setiap mobil.

Memang tidak disarankan untuk melibas atau terobos banjir, namun terkadang jika sudah terjebak di tengah situasi banjir seperti ini, kamu pun harus memutuskan untuk menerobos banjir atau sebaiknya putar balik.

Penting untuk mengetahui batas aman mobil bisa menerabas genangan air. Meskipun tidak dianjurkan, tapi hal ini penting untuk diketahui saat berada dalam keadaan darurat.

1. Tentukan dulu jalur yang akan dilalui saat masuk dan keluar genangan, juga pastikan mobil jangan sampai berhenti saat melintas.

2. Batas aman mobil dapat melewati genangan air atau banjir, yaitu 30 cm di bawah air intake (saluran udara). Untuk itu sebaiknya kamu harus mengetahui letak air intake mobil kamu sendiri. Atau sebaiknya tidak melebihi dari ketinggian ban saat melintas, maksimal setengah ban saat posisi mobil sedang tidak bergerak.

3. Jangan memaksakan jika ketinggian air melebihi ban. Jika genangan air sudah cukup tinggi sebaiknya dihindari, karena kalau sudah sejajar dengan mesin itu sudah berbahaya karena air akan masuk ke dalam filter udara dan masuk ke ruang mesin sehingga dapat menimbulkan water hammer atau piston bengkok. Jangan juga sampai melebihi sumbu roda karena dikhawatirkan ECU dan sistem elektrikal mobil terkena air hingga menyebabkan korslet. Jika sudah begini maka kerusakan dijamin akan fatal dan biaya perbaikannya menjadi sangat mahal.

4. Gunakan gigi satu atau L untuk mobil matic saat melintas. Untuk transmisi manual, hindari pergantian gigi/menginjak kopling saat melintasi banjir agar air tidak masuk ke dalam transmisi.

4. Jangan panik ketika knalpot mobil terendam air saat mobil keadaan hidup. Karena yang menjadi faktor mobil mati ketika air membasahi pengapian dan masuk ke dalam intake.

5. Jangan melaju di kondisi banjir dengan putaran mesin (RPM) tinggi, gunakan RPM rendah karena akan berakibat ombak air masuk ke dalam kap mesin.

6. Setelah berhasil melewati genangan, langsung melakukan pengetesan rem agar kembali pakem dengan cara menginjaknya berkali-kali sampai komponen tersebut kering dari air. Pasalnya jika terendam air, komponen rem ini bisa menjadi basah dan risikonya rem tidak berfungsi maksimal.

×

Tanya mobil, harga, kredit atau lainnya? Chat aja!

Live Chat
Bandingkan Mobil (0)

Berhasil ditambah 0 mobil

Masukan minimal 2 mobil atau maksimal 4 untuk membandingkan