×

blog/review-sejarah-singkat-hingga-biaya-perawatan-suzuki-baleno-hatchback

Review, Sejarah Singkat, Hingga Biaya Perawatan Suzuki Baleno Hatchback

29 Sep 2020

Siapa yang tak kenal dengan Suzuki Baleno? Di Medio 1990-an mobil ini masih berwujud sedan dan menjadi andalan Suzuki untuk bersaing dengan sedan kompak lainnya. Tapi sudah tahukah kamu? kini Suzuki Baleno menjelma menjadi hatchback, setelah Suzuki Swift tak lagi dijual di Indonesia.

Suzuki Baleno sudah punya nama besar di Tanah Air sebagai mobil sedan empat pintu. Seperti apa evolusi Suzuki Baleno ini sejak populer di tahun 1990-an hingga akhirnya berevolusi menjadi hatchback? Berikut ulasannya!

 

Suzuki Baleno Generasi Pertama (1995-2002)

Evolusi Baleno dimulai dari generasi pertama yang hadir pada 1995 silam, dan berkompetisi melawan Honda Civic Ferio dan Toyota All New Corolla. Dari sisi mesin pun bersaing, karena menggunakan mesin 4 silinder berkapasitas 1.600 cc. Tenaganya mencapai 97 hp dan torsi 127 Nm. Saat itu Suzuki hanya menghadirkan satu pilihan transmisi manual 5-percepatan saja.

Memasuki tahun 2000, Suzuki menyegarkan tampilan Baleno dengan ubahan drastis pada tampilan mukanya. Jika model sebelumnya menggunakan lampu memanjang dengan bentuk persegi, sementara versi facelift lebih berbentuk oval.

Tak hanya itu, model ini juga mendapat mesin baru yang lebih kecil yaitu 1.500 cc. Namun, tenaganya meningkat jadi 101 hp dan torsi masih sama di 127 Nm. Tapi, Suzuki memberikan pilihan dengan adanya transmisi otomatis.

Setahun berselang, Suzuki menghadirkan Aerio yang menggunakan mesin sama dengan Baleno, hanya saja Aerio memiliki desain lebih ke arah MPV kompak. Pada 2002, Suzuki Baleno mendapat revisi sedikit untuk menarik konsumen baru.

 

Generasi Kedua (2003-2007)

Baru pada 2003, Suzuki menggunakan basis Aerio untuk menjadi Baleno generasi kedua. Namanya menjadi Suzuki Baleno Next-G yang berubah total dari Baleno generasi sebelumnya. Bahkan, bagian interiornya sudah mengadopsi panelmeter digital. Kabinnya pun jauh lebih lega dibanding generasi sebelumnya.

Fiturnya juga lebih lengkap dengan adanya piranti ABS dan EBD meski belum dilengkapi dual SRS airbag. Bagian mesin tetap menggunakan M15A DOHC 1.500 cc dengan sistem VVT. Mesin ini menghasilkan tenaga lebih besar yaitu 110 hp dan torsi 140 Nm. Tranmisi tetap dua pilihan yaitu manual 5-speed dan otomatis 4-speed.

Dua tahun berselang, Suzuki Baleno pun mendapat ubahan lagi dengan desain tampak depan dan belakang yang berubah.

 

Baca juga : Sejarah Singkat Toyota Vios, Hingga Harga Bekasnya di mobil88

 

Generasi Ketiga (2008-2010)

Jika generasi kedua Suzuki Baleno mengadopsi basis dari Aerio, pada generasi ketiga ini mengadopsi wujud crossover Suzuki SX-4. Suzuki memang menjadi pionir dalam hal menghadirkan mobil crossover dengan adanya SX-4 di 2007.

Setahun berikutnya lahirlah Suzuki Neo Baleno yang menambahkan bagasi pada SX4. Untuk tenaganya masih tetap menggunakan mesin M15A dengan dua pilihan transmisi manual atau otomatis. Sayangnya Neo Baleno ini tak bisa mengikuti kesuksesan SX-4 sehingga hanya bertahan 2 tahun saja hingga 2010.

 

Generasi Keempat (2015-sekarang)

Setelah tiga generasi bertahan dengan bodi sedan, akhirnya Suzuki merombak total Baleno dengan menjadikannya sebuah hatchback. Suzuki Baleno generasi keempat ini menjadi Baleno pertama yang berubah wujud total.

Pertama kali hadir ke publik di ajang Frankfurt Motor Show pada bulan September 2015, Suzuki Baleno ini pun resmi diproduksi dan dipasarkan di India. Jepang menyusul setahun setelahnya di 2016.

Indonesia baru kebagian Baleno hatchback ini pada Agustus 2017 di ajang GIIAS. Untuk pasar domestik, Baleno ini didatangkan langsung (CBU) dari India, sama seperti Ignis. Menggunakan platform baru HEARTECT yang dirancang lebih aman, efisien dan menggunakan teknologi yang maju.

Generasi keempat Baleno ini memiliki empat opsi mesin untuk pasar global. Mulai dari 1.000 cc Boosterjet I3 turbo, 1.200 cc Dualjet I4 NA dengan SHVS dan 1.200 cc Dualjet biasa. Sementara untuk pasar Indonesia, masih menggunakan mesin K14B 1,4-liter yang sudah lebih dulu digunakan pada Suzuki Ertiga.

Baleno hatchback ini tersedia dalam pilihan transmisi manual 5-percepatan maupun otomatis 4-percepatan. Suzuki juga meningkatkan fitur-fitur keamanan Suzuki Baleno.

Terbukti mobil hatchback ini berhasil meraih bintang 4 untuk hasil uji tabrak yang dilakukan oleh EURO NCAP. Suzuki sudah memberikan airbag di bagian depan, samping dan bagian dada, lengkap dengan sistem peringatan dini pada rem otomatis.

Dengan berubahnya wujud Baleno menjadi hatchback, otomatis mobil ini kini bersaing langsung dengan Honda Jazz, Mazda2, dan juga Toyota Yaris untuk pasar Indonesia.

 

Biaya Perawatan Suzuki Baleno Hatchback

Salah satu kunci dari Suzuki Baleno Hatchback di Indonesia ini adalah harga jualnya yang kompetitif. Ditambah lagi ternyata biaya perawatan Baleno ini cukup terjangkau. Suzuki memang menggratiskan biaya jasa perawatan hingga 50.000 km.  Bayangkan saja, untuk perawatan rutin Baleno hactback AT mulai 10 ribu km, 30 ribu km, dan 50 ribu km, konsumen cukup mengeluarkan biaya mulai dari Rp 289 ribu saja. 

Biaya perawatan yang tertinggi hanya saat perawatan berkala 40 ribu km mencapai Rp 1.030.300. Semua biaya jasanya masih gratis ya. Tapi ketika masuk di 60 ribu km, konsumen hanya mengeluarkan biaya untuk jasa Rp 621 ribu.

Sementara biaya spare part sama seperti perawatan 40 ribu km, yaitu Rp 1.030.300. Kamu pun bisa melakukan pengecekan biaya perawatan sendiri di laman resminya Suzuki Indonesia, https://www.suzuki.co.id/services/automobile/perawatan-berkala

Nah, jika kamu sedang mencari Suzuki baleno bekas, kamu bisa mencarinya di mobil88, lho. Bukan hanya mencari baleno bekas, bahkan kamu bisa menjual mobil lamamu dan menggantinya dengan mobil incaranmu disini. Jual beli mobil bekas terasa menjadi lebih mudah di mobil88, pasalnya mobil88 juga merupakan dealer mobil bekas terbesar dan terpercaya yang sudah hadir di Indonesia dan memiliki pengalaman lebih dari 32 tahun.

 

Baca juga : Daftar mobil tipe hatchback bekas di mobil88

 

Bahkan, di mobil88, kamu bisa mendapatkan solusi jual mobil secara cepat, hanya butuh waktu 30 menit saja sampai proses jual beli selesai. Tidak hanya itu, tapi prosesnya pun bisa dari rumah. Kamu cukup isi form pada halaman ini : https://www.mobil88.astra.co.id/mobil88/in/hubungi-kami/sell-car, selanjutnya tim dari mobil88 akan segera menghubungi dalam waktu 30 menit. Untuk proses inspeksi cukup #DariRumahAja, tim mobil88 yang akan datang ke lokasi untuk melakukan inspeksi.

Team appraisal professional mobil88 akan melakukan inspeksi dan memberikan penawaran harga dengan nilai yang sesuai kondisi kendaraanmu. Setelah deal, kamu akan segera menerima uang dalam bentuk transfer dalam waktu yang 1x24 jam. Bagaimana? Tertarik untuk menjual mobilmu di mobil88? Download aplikasi mobil88 di Google Play Store dan App Store, atau kunjungi juga website mobil88 e-store di www.mobil88.astra.co.id.

×

12 juta bawa pulang mobil? Chat kami sekarang!

Live Chat
Bandingkan Mobil (0)

Berhasil ditambah 0 mobil

Masukan minimal 2 mobil atau maksimal 4 untuk membandingkan