×

blog/sejarah-dan-fakta-toyota-calya-hingga-harga-bekasnya

Sejarah dan Fakta Toyota Calya Hingga Harga Bekasnya

24 Mar 2020

Meski penjualan mobil secara keseluruhan sedang mengalami penurunan, tapi untuk segmen mobil murah ini sepertinya tidak terlalu terdampak. Salah satu produk dari LCGC ini adalah Toyota Calya, mobil hasil kolaborasi antara Toyota dan Daihatsu yang keempat ini mengusung MPV 7 penumpang yang memiliki harga terjangkau.

Bagaimana tidak, mobil dengan harga terjangkau masih menjadi pilihan masyarakat Indonesia paling tidak dengan rentang harga di bawah Rp 200 juta. Oleh sebab itu program mobil murah atau Low Cost Green Car (LCGC), masih jadi salah satu segmen terbesar di Tanah Air.

 

Sejarah Toyota Calya

Mobil Toyota Calya ini punya citarasa lokal yang kuat, misalnya asal nama Calya diambil dari bahasa Sansakerta, berarti 'sempurna' dan merupakan bahasa dominan di Nusantara di era kerajaan Hindu seperti Kutai dan Tarumanegara.

Sejak pertama kali diluncurkan pada Agustus 2016 silam, Toyota Calya langsung mendapat respons positif dari pecinta otomotif Tanah Air. Toyota Calya bersama dengan kembarannya, Daihatsu Sigra memang dijadikan lawan untuk mengimbangi Datsun Go+ Panca untuk segmen MPV di kelas LCGC. Toyota Calya hadir dengan body lebih besar, karena mobil ini mampu menampung tujuh penumpang di dalam kabinnya dengan rentang harga Rp 109 juta hingga Rp 150 juta.

 

Fitur Terbaru

Pada September 2019, atau sekitar 3 tahun berselang, Toyota pun menyegarkan tampilan Calya. Pada versi facelift ini, Calya mendapat fitur-fitur tambahan terbaru. Termasuk juga dengan fitur keselamatannya. New Calya sudah diberikan lampu depan LED, spion elektrik yang baru, desain grille dan garnish pada pintu belakang, pelek yang baru, serta beberapa fitur hiburan. Lalu, yang terbaru adalah EBD (Electronic Brake Distribution), guna melengkapi fitur rem ABS (Anti-lock Braking System). Harganya pun ikut naik dengan harga terendah Rp 137.463.000 dan harga tertinggi Rp 158.400.000.

Dalam tiga tahun kehadirannya, Toyota Calya beserta kembarannya Daihatsu Sigra telah mengisi celah kosong segmen MPV di pasar otomotif nasional. Bermain di rentang harga Rp 150 jutaan ke bawah, duet Calya-Sigra ini menjadi alternatif bagi konsumen yang mencari mobil tujuh penumpang.

Jika diperhatikan, mobil murah 7-penumpang ini amat diminati masyarakat. Terutama bagi para pengemudi taksi online, ataupun para keluarga muda yang baru memiliki anak. Tak heran, Calya-Sigra ini amat mudah terlihat di jalanan.

 

Dimensi Paling Besar

Toyota Calya memang memiliki dimensi yang paling panjang di antara mobil LCGC lainnya dengan panjang mencapai 4.070 mm. Bahkan dengan Datsun GO+ Panca yang merupakan pionir LCGC dengan tiga baris bangku, Calya ini lebih panjang 75 mm.

Tak hanya lebih panjang, namun secara keseluruhan, dimensi Calya juga lebih besar. Utamanya pada ketinggian mobilnya, Calya lebih panjang 110 mm daripada Datsun GO+ Panca. Ini membuat ruang kabinnya lebih terjamin kelapangannya.

Berkat dimensi yang besar tersebut, Calya bisa menyematkan tiga baris bangku di dalam kabinnya. Jika dibandingkan dengan LCGC terbesar sebelumnya yang memberikan akomodasi 5+2 yang berarti 5 dewasa dan 2 anak-anak, berarti kapabilitas angkut penumpang Calya menjadi salah satu keunggulan berkat kemampuannya untuk dimasuki oleh 7 penumpang dewasa sekalipun.

Inilah senjata utama Toyota Calya dalam merebut hati konsumen Indonesia, dengan kapasitas hingga 7 penumpang maka mobil LCGC ini pun langsung menjadi idola baru.

 

Mesin Yang Terbukti Irit Bahan Bakar

Toyota Calya mengemas mesin 3NR-VE 1.200 cc Dual VVT-i. Mesin ini hasilkan 89 hp pada 6.000 rpm dan torsi 107 Nm pada 4.200 rpm. Tenaga dari mesin disalurkan ke roda depan melalui dua pilihan transmisi yaitu manual lima percepatan dan otomatis empat percepatan.

Mesin berkode NR adalah keluarga mesin empat silinder dengan teknologi Dual VVT-i terbaru dari Toyota. Dual VVT-i, teknologi untuk mengatur pembakaran agar tetap efisien di berbagai kondisi.

Dengan mesin sebesar itu pada kelas LCGC, Toyota Calya tetap irit sesuai dengan segmennya. Mobil ini hanya menghabiskan 1 liter BBM untuk jarak 20 kilometer.

 

Fitur Cukup Lengkap

Meski sebuah mobil LCGC, namun Toyota Calya juga punya fitur menarik. Seperti rear AC Circulator, yakni sebuah tehnologi yang mampu menjaga suhu dalam kabin tetap terjaga. Untuk hiburannya, terdapat audio lengkap dengan video sistem hingga port USB untuk bisa terkoneksi dengan gadget penggunanya. Tersedia juga power outlet di bangku baris kedua. Toyota Calya juga punya MID Digital, yakni sistem yang bakal membantu pengemudinya mengetahui real time kendaraannya.

Untuk sisi keselamatan, sama dengan mobil pada umumnya, Toyota Calya memiliki sistem pengereman berbeda setiap tipenya. Mulai dari cakram dan tromol, hingga ABS untuk varian G. Ya, mobil ini memang tersedia dengan sejumlah tipe yaitu E MT, G MT, E AT, dan G AT yang setiap varian memiliki harga yang berbeda-beda.

 

Harga Bekas Toyota Calya

Sebagai mobil favorit di segmen LCGC, tentunya Toyota Calya juga memiliki harga bekas yang terjaga. Harga jualnya masih relatif baik mengingat peminatnya yang juga tinggi. Jika kamu tertarik dengan Toyota Calya bekas, kamu bisa mengunjungi diler mobil88 terdekat ya.

Toyota Calya di mobil88 memiliki rentang harga jual yang cukup stabil, seperti contoh untuk Calya 2017 dengan transmisi AT dibanderol mulai dari Rp 120 jutaan. Untuk tahun yang lebih rendah atau 2016, harganya Rp 114 juta dan untuk transmisi manual lebih murah lagi.

Di mobil88 kamu akan mendapatkan Toyota Calya dengan kondisi seperti baru. Untuk mengetahui berapa kisaran harga mobil keluarga Toyota Avanza ini, kamu bisa klik disini : “Harga Toyota Calya bekas”.

×

Mau diskon hingga 17jt? Chat kami sekarang!

Live Chat
Bandingkan Mobil (0)

Berhasil ditambah 0 mobil

Masukan minimal 2 mobil atau maksimal 4 untuk membandingkan