/blog/siapa-bilang-yang-putih-pasti-bersih

Siapa Bilang yang Putih Pasti Bersih?

Siapa bilang yang putih pasti bersih? Kalimat tersebut berlaku ketika memilih mobil bekas. Tak jarang sebagian orang hanya melihat tampilan eksterior dan interiornya saja. Dan, tidak ada ketelitian untuk menggali lebih lanjut mengenai bagaimana kelayakan mobil tersebut.

Sebagaimana pernah terjadi pada Harso Kurniawan, seorang karyawan Jakarta asal Jakarta. Pada tahun 2010, ia membeli mobil sedan di sebuah tempat jual beli mobil. Mobil sedan yang dibelinya berwarna biru dan terlihat sangat mulu. Berbekal saran dari temannya yang juga mengiyakan kemulusan mobil, ia pun membeli mobil tersebut.

Harso cukup kecewa dengan mobil bekas yang dipilihnya walaupun mobil yang dibelinya relatih murah dibanding di showroom lain. Ia menyesal mengapa tidak menggali lebih dalam tentang riwayat dan kredibilitas penjual mobil. Saat mobil di-delivery ke rumahnya, ia dapat melihat bahwa ada masalah. Mobilnya susah dibelokkan dengan kondisi stir nomal. Adapun posisi kemudi juga tidak bisa sejajar 180 derajat.

Sedih bukan bila mengalami kekecewaan seperti yang terjadi pada Harso? Memang dalam membeli mobil bekas tidak boleh gegabah. Ada banyak hal yang harus diperhatikan dan menjadi acuan. Tak perlu mudah tergiur dengan mobil yang lebih murah Rp 5-10 juta tapi tidak jelas riwayat penjualnya.

Apalagi saat Ramadhan dan menjelang Lebaran, banyak dari orang memanfaatkan momen untuk memenuhi kebutuhan akan mobil. Membeli mobil jadi salah satu kegiatan yang relatif ramai dilakukan. Hal ini dimanfaatkan oknum tidak bertanggungjawab. Para oknum menyulap mobil bekas tabrakan menjadi berbentuk sangat mulus. Bahkan, orang awam akan sulit untuk mengenali sejarah tabrakannya. Wajar saja bila harganya lebih murah.

Sebagian oknum juga tak segan untuk memperdagangkan mobil bekas yang tak memiliki kelengkapan dokumen. Siasat mereka adalah dengan memalsukan dokumen sehingga pembeli tidak ragu dan tetap melakukan transaksi. Padahal, hal ini sangat berbahaya karena akan membahayakan pengguna mobil.

Seram memang bila membayangkan beragam penipuan yang terjadi saat membeli mobil bekas. Mulai dari pemalsuan dokumen, mobil bekas tabrak dan bekas banjir yang dipoles maksimal, sampai odemeter putaran atau kilometernya sudah dipalsukan.

Tentunya tidak ada yang mau uang terkumpul hangus percuma sebab tak teliti saat memutuskan beli mobil. Memang membeli mobil bekas bisa menjadi pilihan agar lebih menghemat budget. Namun, membeli mobil bekas ada triknya sendiri.

Selain mengecek kelengkapan dokumen sampai kelayakan mesin mobil, penting melihat kualitas penjual. Penjual kredibel akan memberikan jaminan akan mobil bekas yang dijualnya. Mulai dari jaminan mobil memiliki dokumen asli sampai mobil layak pakai (bukan bekas banjir, bukan bekas tabrak).

Salah satu showroom yang terjamin kredibilitasnya adalah mobil88. Seluruh mobil bekas yang dijual memiliki garansi buyback dengan poin, sbb:

1. Dokumen dijamin tak terkait kasus hukum dan terjamin keasliannya

2. Mobil tidak pernah mengalami tabrakan berat yang menyebabkan perubahan struktur rangka

3. Mobil dijamin tidak pernah terendam banjir (air merendam bagian dalam setinggi kursi bagian depan)

4. Nomor rangka dan nomor mesin fisik sesuai dengan yang tertera di BPKB & STNK

5. mobil88 menjamin odometer asli atau bukan putaran sehingga kilometer

Live Chat
Bandingkan Mobil (0)

Berhasil ditambah 0 mobil

Masukan minimal 2 mobil atau maksimal 4 untuk membandingkan