×

blog/tekanan-angin-pada-ban-mobil-tidak-boleh-kurang-atau-lebih-ini-alasannya

Tekanan Angin Pada Ban Mobil Tidak Boleh Kurang Atau Lebih, Ini Alasannya

14 Jul 2020

Ban merupakan komponen pada mobil yang memiliki fungsi penting. Untuk itu, wajib hukumnya bagi pengendara untuk selalu mengecek kondisi ban, jangan sampai tekanan angin pada ban mobil berkurang atau malah berlebih, atau bahkan tidak sesuai dengan standar yang ditentukan pabrikan. 

Pasalnya, si karet bundar ini adalah satu-satunya yang langsung bersentuhan dengan aspal, dan pastinya berhubungan dengan faktor kenyaman dan keselamatan saat berkendara. Tidak jarang ditemui kecelakaan yang diakibatkan oleh pecah ban karena sebenarnya tekanan angin di ban tersebut kurang. 

Hal paling mudah mengetahui tekanan angin yang tepat untuk masing-masing mobil adalah dengan melihat manual book atau tabel informasi yang tertera di rangka pintu pengemudi. Ini bisa dijadikan patokan karena data resmi dari pabrikan yang tentunya sudah melalui proses pengujian sesuai kapasitas mobil.

 

Dampak Kekurangan atau Kelebihan Tekanan Angin

Sebenarnya tekanan ban berlebih juga tidak disarankan, hanya saja ini masih lebih aman ketimbang tekanan angin yang kurang. Ban yang mengalami kurang angin itu lebih berbahaya, karena dengan tekanan yang kurang, ban menjadi membawa beban yang berlebih. Kalau dipaksakan terus menerus maka dinding samping ban yang akan kalah. Akibatnya bisa mengalami pecah ban di jalan. 

Hal itu pulalah yang membuat pengendara harus selalu mengetahui dengan tepat ukuran tekanan angin ban di mobilnya. Lalu apa jadinya jika kamu tidak mengindahkan tekanan angin yang direkomendasikan oleh pabrikan tersebut? 

 

 

Tingkat Keausan Permukaan Ban Tidak Merata

Jika tekanan anginnya terlalu banyak, maka bagian tengah ban akan menggembung dan permukaan ban yang lebih dulu aus adalah bagian tengah. Jika sudah begini, maka akan sangat tidak nyaman menggunakan ban tersebut saat kondisi jalan basah 

 

Baca juga : Ini Perbedaan Angin Biasa vs Nitrogen di Ban Mobil

 

 

Konsumsi Bahan Bakar Menjadi Boros

Tekanan angin yang pas akan berhubungan dengan konsumsi bahan bakar. Tekanan ban yang lebih kecil 10% dibanding standar pabrikan, akan mempercepat ban aus hingga 10% pula. Fakta lainnya, energi yang dikeluarkan mesin untuk memutarkan roda akan lebih besar, sehingga bahan bakar lebih boros.

Intinya, jika tekanan angin di ban berkurang, telapak ban yang menempel ke aspal akan lebih melebar. Artinya, laju kendaraan juga akan melambat, dan putaran mesin akan bertambah dan membutuhkan lebih banyak bahan bakar.

 

Dengan tekanan angin yang pas, manfaat pertama yang dirasakan pengemudi pastinya kenyamanan. Selanjutnya, dan pastinya tidak kalah penting, adalah keselamatan saat di jalan raya. Tekanan angin yang pas pastinya membuat mobil mudah dikendalikan, karena permukaan ban yang menyentuh jalanan pasti maksimal, dan traksi serta pengereman juga pastinya akan optimal.

Nah kalau kamu sedang mencari mobil bekas berkualitas dengan kondisi ban prima karena selalu dilakukan pengecekan oleh ahlinya, jangan lupa untuk cek stok mobil incaran kamu di mobil88 e-store. Caranya gampang dan juga prosesnya cepat, langsung saja cek mobilnya disini ya https://www.mobil88.astra.co.id/cari-mobil.

×

Mau diskon hingga 17jt? Chat kami sekarang!

Live Chat
Bandingkan Mobil (0)

Berhasil ditambah 0 mobil

Masukan minimal 2 mobil atau maksimal 4 untuk membandingkan