blog/tips-merawat-sendiri-sliding-door-pada-mobil

Tips Merawat Sendiri Sliding Door pada Mobil

26 Nov 2019

Mobil dengan sistem sliding door atau pintu geser populasinya tidak terlalu banyak untuk pasar otomotif Indonesia. Sepertinya, karena selera orang Indonesia tidak terlalu menyukai mobil sliding door.

Namun begitu, mobil dengan pintu geser bisa menambah kesan keren dan mewah, jika diterapkan pada beberapa mobil menengah atas seperti Toyota Alphard, Vellfire, Voxy, lalu Nissan Serena dan Elgrand, Mitsubishi Delica, Hyundai H-1, hingga Mazda Biante. Atau di kelas MPV yang lebih murah ada Toyota Sienta, Honda Freed sampai ke Daihatsu Gran Max dan Luxio.

Selain itu, mobil dengan pintu geser juga keunggulannya, yaitu lebih mudah ketika parkir di tempat sempit atau lahan yang tak terlalu lega. Jika parkiran cukup sempit, maka dapat mempermudah akses keluar masuk penumpang.

Tak sampai disitu, saat ini mobil dengan pintu geser sudah canggih, karena ada sistem elektrik. Ya, untuk cara mengoperasikannya Anda cukup menekan tombol atau hanya menyentuh handle pintu, maka pintu akan otomatis terbuka atau tertutup.

Anda juga tak perlu takut terjepit, sebab mobil dengan pintu geser sudah memiliki sensor, sehingga dapat meminimalisir insiden tersebut.

Satu hal yang perlu Anda tahu juga jika memiliki mobil dengan pintu geser yaitu, harus rajin melakukan pengecekan dan perawatan. Adapun untuk merawat pintu geser antara lain:

Pertama, perhatikan kondisi rel dan bearing. Pasalnya, kedua bagian ini kerap mengalami masalah pada pintu geser karena sering dibuka dan ditutup. Oleh karena itu, berikan pelumasan atau gemuk (grease) tanpa kandungan oli secukupnya.

Kedua, pastikan area rel bersih. Salah satu masalah yang juga kerap terjadi pada pintu geser yaitu macet. Dan ternyata, hal itu diakibatkan rel kotor sehingga bearing kotor sehingga menyebabkan macet.

Karena itu, bersihkan rel dengan menggunakan lap bersih, sapu kecil, atau kompresor kecil dan semprotkan cairan khusus untuk membersihkan roller.

Ketiga, perhatikan karet pintu. Pintu juga ada karetnya lho. karena berfungsi menghalau air masuk atau mencegah hawa panas, atau menepis kotoran.

Namun masalah yang sering terjadi pada karet yaitu bukan tak mungkin karet pintu bisa getas atau retak ketika lama dipakai.  

Keempat, buka pintu sesuai kebutuhan. Maksudnya, jangan terlalu lama membuka pintu, karena debu akan mudah menempel sehingga pintu akan sulit digeser. Sebisa mungkin membuka hingga penuh.

Kelima, hindari benturan keras. Jika pintu geser terkena benturan, bukan tak mungkin hal tersebut mengalami beberapa bagian rusak, mulai dari pengait rel, pengait pintu dan lainnya lantara tidak pas atau mengalami pergeseran.

Keenam, keringkan jika terkena air. Air bisa saja masuk melalui celah-celah walau volumenya sangat sedikit, baik ketika hujan atau saat mencuci. Oleh karena itu, ada baiknya, keringkan dengan menggunakan lap.

Ketujuh, jika menggunakan pintu geser elektrik, ada baiknya jangan menghentikan laju pintu ketika sedang beroperasi. Hal ini bisa merusak motor elektrik.

Selain itu, hindari buka tutup pintu geser elektrik pada saat mesin mati. Sebab hal tersebut dapat menyebabkan aki tekor.

Live Chat
Bandingkan Mobil (0)

Berhasil ditambah 0 mobil

Masukan minimal 2 mobil atau maksimal 4 untuk membandingkan