blog/waspada-dampak-mobil-terendam-banjir-ini-daftar-kerusakannya

Waspada Dampak Mobil Terendam Banjir, Ini Daftar Kerusakannya

26 Okt 2020

Musim hujan sudah mulai menyelimuti beberapa kota di Indonesia, bahkan tidak sedikit beberapa wilayah mulai terendam banjir yang diakibatkan tingginya curah hujan yang turun. Banjir yang terjadi di jalanan tentu membuat aktivitas banyak orang menjadi terhambat, terlebih bagi kamu yang menggunakan mobil sendiri. 

Bukan tanpa sebab banjir ini dapat membuat mobil jadi rusak, karena di dalam mobil banyak terdapat komponen elektronik yang rentan terhadap air. Apa saja komponen yang dapat rusak akibat terendam banjir? Berikut ini daftarnya.

 

1. Terjadi Watter Hammer Pada Mesin Mobil

Pertama adalah mesin, karena sebagai komponen inti pada sebuah kendaraan, mesin mobil memang harus bebas dari air. Nah, ketika air dari banjir masuk ke dalam ruang bakar, maka risikonya adalah terjadi water hammer. Ini adalah jenis kerusakan terparah yang bisa diakibatkan oleh air dari banjir.

 

Baca juga : Sebelum Nekat Terobos Banjir, Pelajari Dulu Tekniknya!

 

Water hammer adalah fenomena ketika air masuk ke dalam ruang bakar ketika mesin sedang bekerja. Akibatnya, piston yang sejatinya mengkompres udara dan bahan bakar pun harus mengkompres air yang masuk. Berhubung air adalah zat yang tidak bisa dikompres, maka akan terjadi tekanan sangat tinggi di dalam ruang bakar yang mengakibatkan piston berlubang, setang piston patah serta blok mesin bisa pecah.

Jika sudah begini kondisinya, maka mobil pun tidak bisa digunakan dan biaya untuk perbaikan menjadi sangat mahal.

 

2. Korsletnya Engine Control Unit (ECU)

Berikutnya adalah engine control unit (ECU) yang menjadi otak dari mobil-mobil modern sekarang menjadi korslet. Banyak mobil keluaran baru memiliki ECU yang diletakkan di dalam ruang mesin. Posisi ini jelas rentan terkena air saat melibas banjir. Jika sampai terjadi korsleting, maka kamu tidak ada pilihan lain yaitu harus mengganti ECU baru, karena ECU ini tidak disarankan untuk diservis.

 

Baca juga : Mengenal Apa itu ECU Mobil dan Fungsinya

 

3. Oli Berubah Menjadi Coklat Pekat

Oli berubah warna menjadi coklat pekat seperti kopi susu, ini juga akibat dari mobil yang menerjang banjir. Ketika mobil terendam banjir, maka akan ada bagian mobil yang dimasuki air, seperti bagian transmisi dan mesin. Begitu air masuk, maka oli di dalamnya akan terkontaminasi. Oli yang tercampur air akan berwarna kecoklatan seperti kopi susu dan kehilangan daya lumasnya secara drastis.

Selain itu, air akan membuat komponen mesin lebih rentan terkena karat. Namun sebelum karat terjadi, daya lumas oli yang berkurang akan membuat bagian yang bergesekan menjadi aus secara dini. Pada transmisi otomatis, pelumas yang terkontaminasi air akan menyebabkan kerusakan di pelat kopling berlapisnya.

 

4. Tidak Berfungsinya Transmisi Mobil

Pada mobil bertransmisi manual, sangat diharamkan memarkir mobil sesaat setelah menerjang banjir. Air yang merembes ke kopling, akan membuat kopling dan dekrup menjadi lembab. Kelembaban ini mengakibatkan terjadi adhesi yang kuat antara pelat kopling dan dekrup.

Saat transmisi dalam posisi netral, kopling dalam posisi lepas sehingga plat kopling dan dekrup saling melekat kencang. Jika dibiarkan semalaman, jangan heran kalau keesokan harinya transmisi mobil Anda tak dapat dioperasikan.

 

Baca juga : Kopling Lengket? Ini Cara Mengatasinya

 

Alternator juga bisa terjadi korsleting karena fungsinya yang mengubah putaran mesin menjadi arus listrik. Sebetulnya bagian ini tidak rentan rusak bila terkena air, tapi mobil sekarang sudah banyak yang memakai alternator canggih dengan IC (integrated circuit) di dalamnya. Nah, IC ini bisa rusak bila terendam air. Bila alternator tak berfungsi, maka aki akan cepat tekor dalam waktu singkat.

 

5. Kampas Rem Berkarat

Komponen lain yang rentan rusak adalah pengereman. Di mana kampas dan piringan rem mudah berkarat bila dalam keadaan lembab. Dan saat kamu menarik rem tangan pada kondisi masih basah, kampas rem belakang bisa menempel dengan piringannya.

Gejala menempelnya rem bisa kamu rasakan setelah rem tangan dilepas, namun laju mobil tetap terhambat. Bila kadar menempelnya sudah sangat erat, bisa terjadi kerusakan pada kampas maupun piringan rem.

Jika mobil lama kamu pernah terendam banjir dipastikan biaya perbaikannya tidak murah. Jika sudah begini, sebaiknya kamu ganti mobil lamamu di mobil88, karena di mobil88 stok mobil bekas dipastikan semuanya sehat dan kondisinya prima, lho.

Selain itu kalau beli mobil bekas di mobil88 kamu enggak perlu repot datang ke showroom. Cukup dari rumah saja, tinggal akses ke mobil88 e-store lalu pilih deh mobil mana yang kamu incar. 

Sekarang ini mobil88 memiliki program COD (Car On Delivery), di mana untuk sesi test drive akan langsung diantar oleh pihak mobil88 ke rumah kamu. Layanan COD ini juga memungkinkan kamu untuk bisa lihat dan cek mobil idaman yang sudah kamu pilih dari mobil88 bahkan juga melakukan test drive #DariRumahAja karena staff mobil88 yang akan antar mobil pilihanmu ke rumah, dan free biaya antar showing.

Yuk, langsung saja cek stok unit mobilnya disini : https://www.mobil88.astra.co.id/cari-mobil

Bandingkan Mobil (0)

Berhasil ditambah 0 mobil

Masukan minimal 2 mobil atau maksimal 4 untuk membandingkan